Lecehkan pendidikan, IJS Harap Club 37 Ditutup

Suratnusantara.com Mamuju – Penggunaan seragam SMA di tempat hiburan malam (THM) terjadi di Mamuju. Management D’Maleo hotel, utamanya diskotik yang menjadi tempat orang dewasa, menerapkan penggunakan seragam putih abu-abu. Hal ini mengundang reaksi dari berbagai pihak.

Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS), menilai penggunaan seragam sekolah di THM adalah bentuk pelecehan terhadap dunia pendidikan. Bahkan, membuat dunia pendidikan tercoreng.

Ketua IJS Sulbar, Irham Azis mengaku, sangat menyesalkan langkah yang diambil management D’Maleo hotel. Ia meminta agar pemerintah daerah segera bertindak.

“Penggunaan seragam sekolah SMA di dalam diskotik, adalah bentuk pelecehan terhadap dunia pendidikan. Ini mencoreng citra pendidikan kita” ucap Irham Azis, Kamis (25/7).

Irham mendesak Pemerintah Kabupaten Mamuju memberikan sanksi tegas kepada management D’Maleo hotel. Bukan hanya penutupan diskotiknya, namun sanksi pencabutan izin usaha atau izin operasional club 37 Maleo harus segera dilakukan.

“Alasan apapun, tidak membenarkan penggunaan seragam sekolah di tempat hiburan malam. Untuk itu, harus ada sanksi tegas. Saya harap sanksinya setegas mungkin. Bukan hanya penutupan club 37, namun pencabutan izin usahanya” urai Irham

Penggunaan seragam putih abu-abu di THM bisa menimbulkan persepsi yang berbeda. Bisa juga menimbulkan paradikma, berupa ajakan kepada anak sekolah untuk menjadi pengunjung THM.

“Ini bentuk kampanye anak SMA bisa masuk diskotik. Dan ini berbahaya, karena bisa merusak moral anak muda kita.” Kunci Irham. (rls/…)

surat nusantara

surat nusantara adalah sebuah media online yang bergerak di bagian berita. surat nusantara perlokasi di daerah mamuju, sulawesi barat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *