Kejati Sul-Sel Dianggap Mandul Menyelesaikan Kasus, GEMPAR Ancam Akan Tembuskan Laporan Ke KPK

suratnusantara.com

Makassar– Gerakan Aktivis Pemuda Kota Makassar (GEMPAR SULSEL) kembali melakukan aksi di depan kantor kejati sulsel setelah menggelar aksi unjuk rasa di kantor PU kota makassar (21/2/2019).

Dalam aksinya puluhan mahasiswa ini membawa tuntutan dari hasil investigasi terkait dugaan kasus korupsi PU Kota Makassar yang berkedok ( DAK ).

Terlihat mahasiswa saling bergantian berorasi menyampaikan aspirasinya dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

“Tentu proses dugaan korupsi anggaran 2017-2018 dana alokasi khusus DAK yang merugikan negara hingga puluhan milyar ini meliputi beberapa tahap realisasi yaitu : (1). Penugasan jalan sebesar Rp 68 milyar, (2). Regulasi sanitasi sebesar Rp 2,3 milyar , (3). Penugasan sanitasi sebesar Rp 7,5 milyar dan Air bersih sebesar Rp 4,5 milyar”

“Unjuk rasa ini merupakan ke dua kalinya di kantor kejati Sulsel, Dan kami datang menagih janji kejati, tetapi lagi-lagi pernyataan dari pak Salahuddin hanya menekankan bahwa kasus ini sementara di proses oleh kejari makassar,”

“Dari pernyataan kejati sulsel kami anggap dengan kuat bahwa ada perselingkuhan antara PU Makassar dan kejati sulses dan sama halnya kejati hari ini masih mandul dalam menuntaskan kasus ini,” ungkap sadiq.

“Aksi lanjutan ini kami membawa tuntutan dengan 3 poin :
1. Kejati sulsel harus menangkap dan mengadili oknum yang berada di tubuh PU Makassar yang di duga melakukan korupsi kolusi dan nepotisme
2. Meminta kejati sulsel untuk mengusut kasus dugaan korupsi dana alokasi khusus anggaran 2017 – 2018 di dinas perumahan umum (PU) kota makassar
3. Meminta kepada pihak yang berwenang agar mencopot kepala dinas PU Kota makassar dan meminta kepada kejati sulsel agar segera memeriksa secepatnya karna di duga telah menyalah gunakan anggaran negara yang berkedok (DAK).”

“Lanjut, Maka dari semua ini kami berharap penegak hukum harus profesional dalam menjalankan tugasnya, jika dalam jangka waktu satu minggu kasus ini tidak dapat dituntaskan maka kami akan turun kembali dengan massa yang lebih banyak dan berjanji akan tembuskan laporan ini ke KPK,” Tutur Sadiq selaku jendral lapangan.

Reporter: Muhammad Farid

Penulis :Nauval Farhan.

surat nusantara

surat nusantara adalah sebuah media online yang bergerak di bagian berita. surat nusantara perlokasi di daerah mamuju, sulawesi barat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *