Habsi Wahid dan Panji Mamuju Berkibar Di Sandeq Race 2019

Suratnusantara.com Mamuju-Pukul 13:36 WITA, Panitia Pelaksana mengumumkan bahwa yang terlihat jauh di ujung pandangan, Cahaya Mandar yang di sponsori oleh Bupati Mamuju H. Habsi Wahid memimpin Etape ke IV Deking-Mamuju disambut riuh tepuk tangan para penonton, meski tepukan dan suara mereka kalah oleh debur gelombang laut di pantai Manakarra, namun ekspresi riang para penonton menambah semangat para awak Sandeq yang sedang memacu perahunya ke daratan. pada pelaksaan Festival Sandeq Race Sulawesi Barat 2019 yang mengangkat tema “Lautmu Hidupku” Kamis (15/08/2019).

Pelaksanaan Festival Sandeq Race Sulawesi Barat 2019. Dimulai/start di Kabupaten Polewali tepatnya Pantai Bahari pada tanggal 08 Agustus 2019 di dahului pelaksanaan Lomba Segitiga Polewali. Panitia Sandeq Race mengagendakan rangkaian keseluruhan pelaksanaan lomba tanggal 07 sampai dengan 16 Agustus 2019 yang terdiri dari Empat etape diantaranya Etape I Polman-Majene, Etape II Majene-Sendana, Etape III Sendana-Deking dan Etape/finish IV Deking-Mamuju.

Pelaksanaan acara penyambutan Festival Sandeq Race Sulawesi Barat 2019 menobatkan Cahaya Mandar sebagai Pemenang yang mengungguli lawan-lawannya. Tepat pukul 14:06 Mandala Bintang Timur yang di sponsori oleh Kemenpora Dr. H Imam Nahrawi menempati posisi kedua. Sementara posisi ketiga ditempati oleh Merpati Putih di sponsori oleh Sekda Provinsi Sulawesi Barat Dr. H Muhammad Idris, M. Si. Posisi ke empat Aim Benar yang di sponsori oleh Bupati Polewali Mandar H. Andi Ibrahim Masdar, dan Diposisi Kelima di raih oleh Cahaya Reski yang disponsori oleh BKKBN Sulawesi Barat Dra. Rita Mariani.

Bupati Mamuju diwakili oleh Sekretaris Daerah H. Suaib S.Sos. MM dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang di Bumi Manakarra kepada semua peserta lomba dan Selamat kepada para pemenang. “Festival Sandeq Race atau yang kita kenal dengan lomba perahu Sandeq yang sudah berlangsung puluhan tahun di tanah Mandar ini dan menjadi salah satu budaya maritim yang menarik dan elok di tonton. Lomba perahu layar tradisional Mandar ini sudah terkenal ke penjuru dunia dan masuk dalam daftar 100 event Nasional, karenanya Festival ini harus terus kita pertahankan dan tingkatkan sebagai salah satu kearifan lokal di Tanah Mandar”

Sementara pada sambutan lain, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat Farid Wajdi mengatakan “Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah di lima Kabupaten Sulbar terkhusus Kabupaten Mamuju yang banyak mensupport pelaksanaan kegiatan ini” Ungkapnya. Ia juga mengatakan bahwa Perahu Sandeq merupakan perahu tercepat di Dunia dan gesit.

“Sandeq Race ini harus kita pertahankan, yang pertama ini adalah satu-satunya warisan kebudayaan Masyarakat Mandar yang paling unik dan tidak ada duanya di seluruh dunia dan kalau bukan kita yang melestarikan siapa lagi. Sudah banyak peneliti yang datang mempelajari Sandeq, kita akan mengatakan bahwa Sandeq akan hidup di Sulawesi Barat” Imbuhnya (HMS *Irfah).

surat nusantara

surat nusantara adalah sebuah media online yang bergerak di bagian berita. surat nusantara perlokasi di daerah mamuju, sulawesi barat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *