Anggaran Pembebasan Lahan Bandara Tampa Padang Sudah Ada Namun Tak Kunjung Dibayarkan

Suratnusantara.com Sulbar-Sesuai hasil kajian Dinas Perhubungan Sulbar, pemanfaatan bandara banyak dimanfaatkan oleh PNS TNI dan POLRI.

“sesuai kajian kami pemanfaatan bandara di Mamuju sekitar 60% adalah PNS TNI dan POLRI, hanya kurang lebih sekitar 15% itu dimanfaatkan oleh pelaku usaha, sisanya masyarakat umum dan petani, itu sesuai kajian kami”kata kepala dinas Perhubungan sulbar Khaeruddin Anas.

Ia juga mengatakan, terkait pembangunan Bandara yang ada di Tampa Padang tidak akan terganggu dengan adanya pembangunan Bandara yang ada di Polman.

“Saya rasa tidak akan terganggu karena tidak mungkin Polman langsung ke Makasaar, makanya kita dorong itu dengan pola KPBU jadi investasinya nanti itu dari insfektor yang sudah menyatakan kesiapan”ucapnya

Terkait pembebasan lahan pembangunan Bandara Tampa Padang, jauh sebelumnya anggota DPRD Provinsi Sulbar sudah melakukan hearing bersama masyarakat namun sampai saat ini masih ada masyarakat yang belum terbayarkan lahannya, hal itu juga dibenarkan oleh kadis perhubungan Sulbar.

“iya masih ada yang belum dibayarkan lahannya, anggarannya memang sudah ada namun belum dibayarkan, adapun kendalanya silahkan bertanya pada biro pemerintahan”imbuhnya

Lebih jauh Khaeruddin Anas menjelaskan, bahwa pembebasan lahan dan jalan untuk Bandara bukan kewenangan dinas perhubungan Sulbar.

“Bukan kewenangan kami, kecuali yang masuk master plat bandara baru kewenangan kami, itu tanggung jawab kementerian Perhubungan”jelas kadis perhubungan sulbar.(Sr)

surat nusantara

surat nusantara adalah sebuah media online yang bergerak di bagian berita. surat nusantara perlokasi di daerah mamuju, sulawesi barat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *